Powered by Jasper Roberts - Blog
  • LinkedIn

Minggu, 21 Juni 2015

Ada Apa dengan SBY?

23.25 // by KIBcentre //

        Ada Apa dengan SBY? (oleh: Usamah Abdul Aziz)
Susilo Bambang Yudhoyono bukan hanya sekedar nama, dibaliknya ada sosok yang tidak biasa dimasanya, saya ingat saat masih menjadi mahasiswa, paling tidak setahun sekali kami para mahsiswa dimasanya, melakukan aksi demo didepan istana negara,  setiap aksi diberikan tempat khusus, tepat di seberang istana Negara, ada ruang tuk suara rakyat yang tak sependapat. namun mirisnya, sebagian orang yang melakukan aksi demo menyampaikan aspirasinya dengan dengan cara yang tidak beretika, mulai dari mengolok-olok dengan kata-kata kasar, membakar foto Presiden, , bahkan membawa Binatang yang di analogikan sebagai presiden, tak banyak manusia yang bisa terima dirinya diperolok orang lain, tapi tetap memlih sabar dan tak melawan walau dia punya kuasa yang menawan.
SBY bisa saja memerintahkan tuk menangkap, SBY bisa saja dengan mudah tuk menindak lewat cara apapun, tapi beliau tidak melakukan hal itu.
Ada apa dengan SBY?
SBY adalah presiden yang menghargai kebebasan Pers, dengan kuasanya itu beliau tidak pernah menyetir atau mengkondisikan media agar tidak mengkritisi pemerintahanya, atau bahkan sekedar menghapus berita negatif tentangnya, beliau membiarkan media secara membabibuta menyerang pemerintahanya bahkan keluarganya, padahal beberapa pimpinan media sesuangguhnya adalah rekan dekat SBY, sebut saja Chairul Tanjung, dahlan iskan, Aburizal Bakri, dan Peter F Gontha
Ada dengan SBY?
Belum pernah ada dalam sejarah pemimpin Indonesia, dimana pemberantasan korupsi begitu agresif seperti saat ini, lihat berapa banyak pemipin daerah mulai dari kepala desa, bupati sampai dengan gubernur aktif yang ditahan dibalik jeruji besi? berapa banyak mantan menteri, kolega menteri, bahkan menteri aktif yang menjadi penghuni cipinang dan sukamiskin! Berapa banyak pimpinan partai yang menggunakan rompi oranye bertuliskan ‘Tersangka Korupsi’ ? Berapa banyak anggota dewan yang terhormat merasakan pahitnya menelan malu atas tercorengnya nama baik keluarga di depan media masa? Apalagi wakil tuhan, yang mulia, hakim konstitusi pun tak bisa lolos dari jeratan hukum saat ini.
Kita harus mengerti, Banyak nya tersangka korupsi bukan karena saat ini korupsi makin banyak, tapi karena baru kali ini koruptor ditindak dengan tegas, maraknya tindak korupsi di negeri ini sudah terjadi berpuluh-puluh tahun lamanya, tapi baru pada masa kepemimpinan SBY lah koruptor itu ditindak tegas, ya ini hasil kerja KPK, tapi siapa KPK itu? Dan siapa yang memilih KPK? Yang memilih adalah anggota dewan yang didominasi oleh partai demokrat dan partai koalisi pemerintahan SBY Boediono,
Lihat sekarang, KPK dengan tegas dan tanpa tedeng aling-aling menahan para koruptor termasuk orang- orang dekat SBY, padahal seharusnya SBY bisa dengan mudah untuk meminta pada KPK agar tidak menggangu orang dekatnya, tapi apa itu dilakukan oleh SBY?
Sekian banyak anggota koalisi SBY- Boediono ditahan, sekian banyak anggota partai Demokrat yang dipenjarakan, sekian banyak orang-orang penyumbang kampanye SBY seperti hartati moerdaya pun tak kebal hukum. Yang gilanya lagi besan presiden SBY tidak bisa aman dari incaran HUKUM.
Kenapa SBY tidak mau mengintervensi hukum? Apakah SBY orang yang tidak tahu terimakasih ? membiarkan begitu saja orang-orang dekatnya untuk ditahan KPK?
Ada apa dengan SBY?
Jalinan hubungannya dengan Amerika dan PBB sangat dekat, banyak yang sebut beliau sebagai antek-antek barat, tapi lihat apa yang beliau lakukan ketika Palestina dibombardir sekutu israel? (sengaja tidak saya tulis dengan huruf kapital diawalannya), dengan lantang beliau lakukan protes lewat media nasional dan internasional, dengan tajam beliau tulis surat untuk seluruh pemimpin dunia untuk membantu mendukung kemerdekaan Palestina, mengutuk israel dan menghentikan serangan ke Palestina. seharusnya hal ini tidak dia lakukan jika memang benar beliau adalah antek asing yang tunduk di kaki Amerika. Seharusnya beliau diam saja agar aman, tapi mengapa SBY berani? Karena saat ini Indonesia adalah Negara yang sejajar dengan Negara maju lainya, kita masuk dalam kategori 20 besar Negara dengan perekonomian terkuat di dunia, kita punya alutsista yang jauh lebih kuat dari sebelumnya, dan kita punya banyak Negara sahabat yang siap membantu apapaun kesulitan dan ancamannya.
Ada apa dengan SBY?
Saya sepakat beliau punya kesalahan, ada keputusanya yang saya nilai tidak tepat, namun Dibalik cacian sebagian “masyarakat” dan “media” (yang punya kepentingan) yang benci dirinya karena lembek, lamban, tidak tegas dan alasan-alasan yang terkesan dibuat-buat lainya, Saya mencoba memahami bapak SBY bila sama-sama kita cerna sikap dan tindakan beliau, maka kita bisa melihat bahwa ada cinta yang besar di hati SBY tuk bangsanya yang sejak belia sudah beliau bela dengan bertaruh nyawa, ada kebulatan tekad di dalam diri SBY saat menjalankan tugas walau badai cobaan dan godaan jabatan yang begitu besar selalu datang menghantam.
Militer tapi tidak otoriter, bahasnaya santun walau cacian berdentum. Bukan sekedar Presiden,dialah Jenderal dan seorang Doktor keilmuan. hasil karyanya? Silahkan nilai sendiri, atau tanyakan pada para penikmat manisnya BPJS sampai pejabat tinggi Negara di dalam pahitnya penjara.
Ada Indonesia Di hati SBY
#TerimakasihSBY