Powered by Jasper Roberts - Blog
  • LinkedIn

Selasa, 07 Juli 2015

Sekedar Bercerita

23.58 // by KIBcentre // // No comments




Di saat malam yang sunyi menghapiri di mana jiwa yang slalu di rundung duka sengsara di saat mata terpejam ingin menghapus seluruh ingatan di mana saat itu iya menjalini masa" yang penuh dengan penderitaan dan pengorbanan yang tak mungkin dapat terlupa kan oleh sekejap mata yang di kedip kan di masa kecil di korban kanya sebuah masa" indah sebagai mana seorang anak yang ber angan"dan bercita cita untuk mencari ilmu pengetahuan namun apalah daya iya terlahir di tengah"kluarga yang tidak mampu dan ketika iya menemui masa"mudanya iya korban kan kebahagiaan dan kesenangan yang di miliki oleh anak"remaja yang penuh suka cita dan bisa bebas melanglang buana untuk mengukir sebuah kenangan indah

Disetiap para pemuda dan pemudi seusianya tapi apa boleh buat iya terkurung dan terbelenggu oleh rasa kekurangan serta cengcraman dan larangan"dari orang tua yang tidak memberi kan kebebasan untuk melanglang buana dengan para pemuda pemudi seusia nya giliran tiba masa akhir remaja nya terpaksa iya menghancur kan sebuah benteng kejayaan sbagai mana seorang yang tlah mengakhiri masa remaja dengan sebuah ikatan berumah tangga yang seharus nya bisa menjalani hidup rumah tangga yang zhakinah mawadah w rohma sebagaimana yang di anjur kan oleh sebuah agama yang semesti nya harus di pertahan dengan sebisanya tapi apa boleh di kata iya hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa sehingga iya merasa orang yang termalang di dunia yang terpaksa meninggal kan dan mengorban kan apa"yang ada di depan mata sehingga dengan terpaksa iya menerima dan menjalani hidup apa ada nya dari kcil iya hanya ingin bisa menjadi muslimah yang sholeha berangan angan ingin bisa pergi ke tempat pesantren yang mengajar kan agama  tapi apa boleh buat kenyatan tlah membawa garis hidup nya yang harus di jalani dan di terima dengan ke tegaran dan kekuatan di dalam jiwa untuk tetap tegar untuk menjalani sebuah kehidupan yang belum pernah di alami nya dengan penuh rasa rendah hati  iya beruha untuk bisa hidup ditengah tengah orang asing yang belum pernah di kenal nya

Dari rumah satu kerumah yang lain dan dari negara satu kenegara yang lain suka duka sengsara dan derita tetap di trima agar dapat hidup dengan sepurna dengan keiklasan dan kelapangan di dalam dada iya tetap beruha untuk menerima meski pun itu semua mengorban kan sebuah masa"kecil hingga masa remaja dan berahir dengan perpisahan sebuah rumah tangga tapi iya tetap merasa bahagia karna iya nemenukan sebuah tempat yang di idam"kan dan impi kan oleh umat islam di seluruh dunia mekah al makaroma di mana terkenal sbagai tempat yang suci dan mulia dengan rasa syukur dan bahagia karna bisa mengapdi dengan leluasa untuk memperkuat kan iman di dalam jiwa dia lah alloh subhana huwatta'alla yang akan menjadi pelindung di dunia dan akhir dunia masjidil harom tempat yang tak pernah di hayal kan sebelum nya kini dapat di nikmati keagungan nya dan atas izin serta keridoanya iya bisa menginjak kan kaki dan bersujut di depan ka'bah nya sungguh tyada tau ada apa di balik semua namun iya tau dan yakin sebuah rencana yang tlah di tentu kannya smoga kelak akan ada hikmah di balik semua agar bisa menerima bahagia di awal dan akhir hidup nya

0 komentar:

Posting Komentar